Pemerintah Kabupaten Sanggau secara resmi memberikan dukungan penuh terhadap upaya pelestarian olahraga tradisional di wilayahnya. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga warisan budaya leluhur agar tidak tergerus oleh derasnya arus modernisasi.

Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, menekankan pentingnya pengembangan olahraga berbasis budaya ini saat melepas kontingen Kabupaten Sanggau menuju Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Kalimantan Barat, Jumat (3/7/2026). Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap olahraga tradisional menunjukkan bahwa warisan nenek moyang ini memiliki daya tarik yang kuat dan potensi yang besar untuk terus dikembangkan.

Lebih lanjut, Susana menjelaskan bahwa olahraga tradisional bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan instrumen untuk memperkuat identitas budaya daerah. Ia berharap, keterlibatan aktif generasi muda dalam kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap kebudayaan lokal sekaligus menjaga pola hidup sehat di tengah masyarakat.

Untuk memastikan keberlanjutan program ini, Pemerintah Kabupaten Sanggau menyatakan komitmennya untuk bersinergi dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) serta berbagai induk organisasi olahraga terkait. Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menggali lebih banyak potensi olahraga tradisional khas Sanggau agar lebih dikenal luas dan tetap eksis di masa depan.