OpenAI dikabarkan tengah menjajaki pembicaraan awal mengenai rencana pemberian lima persen saham perusahaan kepada pemerintah Amerika Serikat. Langkah strategis ini diinisiasi oleh CEO OpenAI, Sam Altman, sebagai bagian dari skema kesepakatan yang lebih komprehensif bagi para pengembang kecerdasan buatan (AI) terkemuka di Negeri Paman Sam.

Berdasarkan laporan yang beredar, konsep yang diusulkan Altman mencakup keterlibatan pemerintah untuk memegang kepemilikan saham sebesar lima persen di setiap perusahaan AI besar, termasuk Anthropic PBC serta raksasa teknologi yang telah melantai di bursa seperti Google dan Meta Platforms Inc. Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi apakah perusahaan-perusahaan lain tersebut akan menerima usulan serupa.

Gagasan mengenai kepemilikan negara di perusahaan-perusahaan teknologi strategis ini telah disampaikan Altman kepada pemerintahan Presiden Trump sejak awal tahun 2025. Sang CEO berargumen bahwa melibatkan publik sebagai pemegang saham merupakan langkah paling ideal untuk memastikan keuntungan dari ledakan teknologi AI dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

Hingga saat ini, proposal ini masih menjadi bahan diskusi yang intens di tingkat korporasi dan pemangku kebijakan. Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk menyeimbangkan kepentingan inovasi privat dengan regulasi publik serta partisipasi negara dalam ekosistem teknologi masa depan yang terus berkembang pesat.