Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kini tengah memfokuskan diri untuk menghadapi putaran Moto3 Jerman yang akan diselenggarakan di Sirkuit Sachsenring pada 10 hingga 12 Juli 2026. Ajang ini menjadi momentum krusial bagi Veda untuk memulihkan performa sekaligus bangkit dari kekecewaan setelah insiden kecelakaan yang membuatnya gagal finis pada seri sebelumnya di Belanda.

Veda yang bernaung di bawah panji Honda Team Asia mengungkapkan ambisi besarnya untuk kembali kompetitif. Ia menegaskan bahwa tim telah memiliki kecepatan yang memadai serta kepercayaan diri tinggi, sehingga Sachsenring diharapkan menjadi tempat yang tepat untuk membuktikan kualitasnya di lintasan balap dunia.

Agenda balapan akan dibuka pada Jumat, 10 Juli 2026, di mana Veda akan menjalani serangkaian sesi latihan bebas. Fokus utamanya adalah mencari pengaturan motor yang presisi agar mampu beradaptasi dengan karakter Sirkuit Sachsenring yang unik, dengan karakteristik lintasan sempit dan dominasi tikungan ke arah kiri.

Tantangan sesungguhnya akan tersaji pada sesi kualifikasi. Pembalap asal Gunungkidul ini dituntut memberikan performa terbaik sejak kualifikasi pertama demi mengamankan tempat di Q2, yang akan membuka peluang lebih besar untuk memulai balapan dari barisan depan saat balapan utama berlangsung pada Minggu, 12 Juli 2026, pukul 16.00 WIB.

Sirkuit Sachsenring sendiri memiliki nilai historis yang positif bagi Veda. Pada musim 2025 lalu, ia tampil gemilang saat berlaga di ajang Red Bull Rookies Cup. Setelah mencatatkan finis di posisi keempat pada balapan pertama, Veda berhasil mendominasi lintasan basah dan keluar sebagai juara pada balapan kedua, sebuah capaian yang mempertegas kapasitasnya dalam menaklukkan sirkuit teknis tersebut.