PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan pertumbuhan basis investor yang signifikan hingga penghujung Juni 2026. Data terbaru menunjukkan jumlah pemegang saham emiten dengan kode BMRI ini menembus angka 371.809 pihak, sebuah peningkatan tajam sebanyak 24.336 investor dibandingkan posisi bulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 347.473 pemegang saham.

Pertumbuhan jumlah investor ini juga berdampak pada komposisi saham yang beredar di publik atau free float. Per akhir Juni, porsi saham yang dimiliki publik tercatat sebesar 38,91%, mengalami kenaikan tipis dari posisi 38,44% pada Mei 2026. Hal ini mengindikasikan semakin likuidnya transaksi saham Bank Mandiri di lantai bursa.

Dalam struktur kepemilikan modal, PT Danantara Asset Management tetap memegang posisi dominan sebagai pengendali dengan penguasaan saham sebesar 51,48%. Selain itu, Indonesia Investment Authority (INA) turut tercatat memiliki porsi kepemilikan sebesar 8% pada bank pelat merah tersebut.

Di sisi lain, pergerakan harga saham BMRI selama bulan Juni menunjukkan volatilitas yang cukup dinamis. Sempat dibuka pada level Rp 3.710 di awal Juni, harga saham sempat menyentuh level tertinggi di angka Rp 4.500 pada pertengahan bulan, sebelum akhirnya ditutup pada level Rp 3.850 di akhir periode. Memasuki awal Juli, tepatnya pada sesi perdagangan Senin, 6 Juli 2026, harga saham sempat mengalami koreksi sebesar 1,50% ke posisi Rp 3.950.