Indeks Nasdaq Composite menutup sesi perdagangan pekan ini dengan pelemahan sebesar 0,8%. Penurunan ini dipicu oleh gelombang aksi jual yang menyasar saham-saham sektor teknologi dan semikonduktor, tepat menjelang perayaan hari kemerdekaan Amerika Serikat.
Koreksi tajam terjadi pada perusahaan-perusahaan chip papan atas. Nvidia mencatatkan pelemahan sebesar 1,39%, sementara Micron dan Broadcom masing-masing terkoreksi sebesar 5,69% dan 2,47%. Penurunan paling signifikan dialami oleh Sandisk yang merosot hingga 14% dalam sesi tersebut.
Para analis menilai fenomena ini sebagai bentuk normalisasi pasar setelah euforia kecerdasan buatan (AI) mendorong kenaikan valuasi sektor chip ke tingkat yang dianggap cukup tinggi. Investor saat ini memilih untuk merealisasikan keuntungan (profit taking), khususnya pada saham-saham di segmen memori dan penyimpanan data yang sebelumnya sempat meroket akibat permintaan data center yang masif.
Di sisi lain, pergerakan dana investor menunjukkan adanya rotasi sektoral yang dinamis. Modal kini mulai mengalir ke sektor-sektor yang dianggap memiliki katalis pertumbuhan baru, seperti industri pertahanan, keamanan, dan teknologi antariksa. Pergeseran ini menandakan bahwa pelaku pasar mulai menerapkan strategi investasi yang lebih selektif.
Meskipun terjadi tekanan pada Nasdaq, minat investasi di pasar modal Amerika Serikat secara keseluruhan tetap terjaga. Dinamika pasar ke depan diprediksi akan sangat bergantung pada bagaimana sektor teknologi menyesuaikan diri dengan ekspektasi pertumbuhan jangka panjang, di tengah kewaspadaan investor terhadap valuasi yang sudah tinggi.