Aktor dan penyanyi senior Thomas Djorghi kini terlihat mengurangi intensitasnya di depan layar kaca. Fokus utama pria yang telah berkiprah selama 41 tahun di industri hiburan ini mulai bergeser ke sektor properti. Kini, ia lebih banyak menghabiskan hari-harinya untuk mengelola aset investasi berupa hotel dan rumah kos yang dirintisnya sejak belasan tahun silam.
Thomas menuturkan bahwa langkah strategis ini diambil sebagai upaya membangun stabilitas finansial jangka panjang. Berbeda dengan dunia hiburan yang penghasilannya sangat bergantung pada ada atau tidaknya proyek syuting, bisnis properti dianggapnya mampu memberikan arus kas yang lebih konsisten dan dapat bertahan dalam berbagai situasi ekonomi.
Perjalanan Thomas dalam dunia bisnis properti sebenarnya bukan hal baru. Ia tercatat sudah mulai merambah sektor perhotelan sejak tahun 2010. Tak berhenti di situ, ia terus melakukan diversifikasi dengan merambah bisnis rumah kos pada awal tahun 2024. Saat ini, ia mengelola setidaknya 10 kamar kos dan satu hotel dengan kapasitas 17 kamar yang tersebar di sejumlah titik.
Kendati kini lebih akrab dengan dunia manajemen aset, Thomas menegaskan bahwa ia tidak berniat meninggalkan panggung hiburan sepenuhnya. Ia mengibaratkan karier keartisannya sebagai panggilan jiwa yang telah mendarah daging selama puluhan tahun. Baginya, dunia hiburan tetaplah cinta pertama yang akan selalu mendapat tempat istimewa di hatinya, meski saat ini prioritas utamanya adalah menjamin ketahanan ekonomi melalui investasi sektor properti.