Dua ilmuwan asal China, Xie Yinghao dan Yu Haijun, resmi dinobatkan sebagai penerima Penghargaan Penemu Eropa 2026. Pengakuan bergengsi ini diberikan atas dedikasi serta inovasi mereka dalam mengembangkan proses daur ulang baterai lithium-ion bekas yang sangat efisien dan berkelanjutan.

Teknologi yang dikembangkan oleh Xie dan Yu memungkinkan pemulihan material katoda berkualitas tinggi dari limbah baterai hingga mencapai efisiensi lebih dari 96 persen. Proses ini secara efektif mampu mengekstraksi logam berharga seperti lithium, nikel, kobalt, dan mangan yang menjadi komponen vital dalam ekosistem energi bersih.

Selain unggul dalam aspek pemulihan logam, metode inovatif ini terbukti mampu menekan penggunaan bahan kimia berbahaya seperti asam dan alkali hingga 73 persen. Lebih lanjut, teknologi tersebut berhasil mengurangi jejak karbon secara signifikan sebesar 61 persen dibandingkan metode konvensional yang ada saat ini.

Terobosan ini dipandang sebagai langkah krusial dalam mendukung ekonomi baterai sirkular di tengah lonjakan permintaan kendaraan listrik global. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi prestasi personal bagi kedua penemu tersebut, tetapi juga menegaskan peran vital teknologi hijau dalam mempercepat transisi energi dunia menuju masa depan yang lebih ramah lingkungan.