Industri garmen dan tekstil Indonesia kini mulai memasuki babak baru transformasi digital. Melalui kolaborasi antara rumah jahit ternama Wong Hang Bersaudara dengan perusahaan teknologi Aksadigitex, sebuah inovasi bernama AI Smart Measurement resmi diperkenalkan guna meningkatkan standar efisiensi produksi manufaktur tanah air.

Teknologi ini dirancang untuk menjawab tantangan industri yang menuntut akurasi tinggi dalam pengambilan ukuran tubuh. Dengan mengintegrasikan pengalaman panjang Wong Hang di dunia mode sejak 1933 ke dalam algoritma kecerdasan buatan, sistem ini mampu menghasilkan pengukuran yang jauh lebih presisi dan konsisten dibandingkan metode konvensional.

Perwakilan Wong Hang Bersaudara, Samuel Wongso, menjelaskan bahwa aplikasi ini merupakan hasil riset mendalam yang menggabungkan keahlian manual dengan kemampuan pengolahan data digital. Pengembangan ini diharapkan mampu menjadi solusi praktis bagi industri garmen nasional, terutama dalam mendukung proses pengadaan seragam instansi yang memerlukan akurasi pengukuran massal.

Inovasi ini bahkan telah mendapatkan perhatian langsung dari Presiden Prabowo Subianto saat pameran dalam rangkaian HUT Bhayangkara 2026. Dukungan dari Divisi Logistik Polri turut mengukuhkan posisi teknologi ini sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam mendorong percepatan transformasi digital di sektor perlengkapan dan manufaktur nasional.

Ke depannya, Wong Hang bersama Aksadigitex berkomitmen untuk memperluas cakupan implementasi teknologi ini. Harapannya, inovasi karya anak bangsa tersebut tidak hanya memperkuat daya saing industri dalam negeri di kancah global, tetapi juga menjadi standar baru dalam layanan pengukuran pakaian berbasis teknologi di Indonesia.