Himpunan Mahasiswa Teknik Komputer (HIMATEKOM) Universitas Andalas (UNAND) meluncurkan inovasi teknologi untuk mendukung percepatan pencegahan stunting di Kelurahan Lohong, Kota Pariaman. Langkah strategis ini diwujudkan melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) yang mengintegrasikan kecanggihan teknologi dengan layanan kesehatan masyarakat di tingkat Posyandu.

Inovasi utama yang dihadirkan adalah perangkat ukur gizi otomatis berbasis Raspberry Pi 5. Alat ini dirancang untuk mengukur tinggi dan berat badan balita secara presisi, sekaligus mengklasifikasikan status gizi anak sesuai standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Implementasi sistem ini diharapkan mampu menggantikan pola pencatatan manual yang selama ini dinilai kurang efektif dan rentan terhadap kesalahan data.

Selain mengembangkan perangkat teknis, tim mahasiswa juga melakukan pendampingan intensif kepada kader Posyandu melalui pelatihan penggunaan alat dan sistem pencatatan digital. Mereka juga membentuk Kelompok Peduli Gizi Anak sebagai mitra strategis bagi orang tua dalam memperoleh edukasi mengenai pola pemenuhan nutrisi yang tepat bagi balita.

Dekan Fakultas Teknologi Informasi (FTI) UNAND, Dr. Eng. Lusi Susanti, memberikan apresiasi tinggi terhadap proyek ini. Ia menegaskan bahwa keberhasilan mahasiswa dalam mengintegrasikan kompetensi teknologi dengan penyelesaian masalah sosial di masyarakat merupakan bukti nyata bahwa karya akademik dapat memberikan dampak praktis yang signifikan bagi kesehatan publik.

Direktur Kemahasiswaan UNAND, Dr. Eng. Dendi Adi Saputra, turut menambahkan bahwa inisiatif ini mencerminkan peningkatan kualitas organisasi kemahasiswaan dalam merespons tantangan nasional. Dengan adanya digitalisasi data kesehatan balita, pihak universitas optimistis bahwa kualitas layanan di Posyandu Kelurahan Lohong akan meningkat, yang pada akhirnya berkontribusi positif dalam menekan angka stunting secara berkelanjutan.