Memanfaatkan momentum libur sekolah, destinasi wisata Dusun Bambu di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menyajikan sajian seni bertajuk 'Kabayan The Story of Jejak Bambu Ajaib'. Pertunjukan ini tidak hanya bertujuan sebagai hiburan semata, namun juga sebagai upaya pelestarian nilai-nilai budaya lokal melalui medium cerita rakyat yang legendaris.

Sajian utama dalam pentas ini memadukan narasi tentang tokoh Kabayan dengan koreografi tari tradisional yang merepresentasikan kekayaan seni dari berbagai penjuru nusantara. Penonton akan disuguhkan keindahan gerak dari tanah Sumatra, Kalimantan, Bali, hingga Jawa, yang berpuncak pada suguhan tari Jaipong khas Jawa Barat yang ikonik.

Wakil General Manager Dusun Bambu, Stefanus Sunaryo, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi kreatif dengan mahasiswa Program Studi Seni Tari dan Pertunjukan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kerja sama ini sekaligus berfungsi sebagai ajang aktualisasi bagi para mahasiswa untuk mengasah kemampuan panggung mereka sebelum menapaki karier profesional.

Pentas yang berdurasi satu jam ini dijadwalkan hadir setiap akhir pekan, yakni Sabtu dan Minggu, selama periode 19 Juni hingga 12 Juli 2026. Pihak manajemen saat ini masih dalam fase observasi pasar untuk mempertimbangkan keberlangsungan pertunjukan ini sebagai agenda rutin mingguan di masa mendatang.

Respon positif datang dari para pengunjung, salah satunya Prasetyo, wisatawan asal Tangerang. Ia menilai bahwa integrasi cerita rakyat dengan atraksi seni api menciptakan suasana yang magis sekaligus edukatif bagi anak-anak untuk mengenal warisan budaya Indonesia.

Selain pertunjukan seni, Dusun Bambu turut melengkapi fasilitas liburan dengan area bermain interaktif, termasuk edukasi reptil, pertunjukan wayang Cepot, hingga wahana Mystical Forest. Dengan harga tiket masuk Rp40.000, pengunjung sudah mendapatkan paket lengkap yang mencakup layanan transportasi shuttle, minuman penyambut, hingga suvenir tanaman sebagai kenang-kenangan.