Timnas Belgia berhasil meloloskan diri dari lubang jarum dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia melawan Senegal yang berlangsung di Seattle. Sempat tertinggal dua gol hingga menit ke-85, skuad asuhan Rudi Garcia menunjukkan mentalitas baja dengan mencetak tiga gol balasan yang memastikan kemenangan 3-2.

Senegal tampil mendominasi sejak menit awal. Tekanan yang dibangun Ismaila Sarr dan rekan-rekannya membuahkan hasil melalui gol Habib Diarra setelah memanfaatkan bola pantul dari tiang gawang. Dominasi 'Singa Teranga' berlanjut di babak kedua ketika Sarr sukses menggandakan keunggulan, memaksa Belgia melakukan perubahan strategi drastis dengan menarik keluar pemain kunci seperti Kevin De Bruyne.

Titik balik pertandingan terjadi pada menit ke-86 ketika Romelu Lukaku berhasil memecah kebuntuan Belgia lewat umpan silang akurat Thomas Meunier. Momentum tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh Youri Tielemans yang mencetak gol penyama kedudukan hanya tiga menit berselang, memanfaatkan kelengahan kiper Mory Diaw.

Dalam babak perpanjangan waktu, intensitas serangan kedua tim semakin meningkat. Keputusan krusial datang melalui intervensi VAR yang memberikan hadiah penalti kepada Belgia setelah adanya pelanggaran terhadap Tielemans. Sang gelandang Aston Villa pun sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor, menutup laga dengan skor 3-2 sekaligus memastikan tempat Belgia di babak 16 besar.