Olahraga padel di Indonesia kian mencuri perhatian publik, seiring dengan suksesnya penyelenggaraan Rosiade Padel Tournament Series-2 yang berlangsung di Crown Padel, Alam Sutera, Tangerang, Sabtu (4/7/2026). Inisiatif yang digagas oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, ini menjadi wadah strategis bagi para pegiat olahraga untuk mengasah kemampuan sekaligus menjaring bakat-bakat baru.

Berbeda dengan edisi perdana, seri kedua turnamen ini menghadirkan cakupan kompetisi yang lebih inklusif. Penyelenggara memperluas kategori pertandingan dengan menambahkan kelas lower bronze, bronze, serta kategori kelompok usia U-12. Langkah ini dilakukan guna memberikan ruang bagi berbagai level kemampuan dan usia untuk berkompetisi secara sehat.

Andre Rosiade menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) dalam upaya mencetak atlet berprestasi internasional. Rencananya, pada Agustus mendatang, akan digelar turnamen khusus junior yang menjadi ajang seleksi bagi atlet kelompok usia U-8 hingga U-18 untuk dipersiapkan menuju kompetisi tingkat Asia-Pasifik.

Antusiasme masyarakat terhadap olahraga ini terbilang sangat tinggi. Meski tercatat ada 1.100 peminat yang mendaftar, panitia terpaksa membatasi jumlah peserta menjadi 260 orang karena keterbatasan slot dan waktu penyelenggaraan yang berlangsung selama satu hari. Tingginya animo ini membuat rangkaian pertandingan berlangsung intens hingga larut malam.

Sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan ekosistem padel di tanah air, seluruh peserta tidak dikenakan biaya pendaftaran. Para atlet bahkan mendapatkan berbagai fasilitas pendukung secara gratis, mulai dari konsumsi hingga layanan pemeriksaan kesehatan (MCU). Selain itu, penyelenggara turut menyediakan apresiasi berupa hadiah uang tunai hingga voucher ibadah umrah bagi para pemenang turnamen.