Shopee Indonesia menjalin sinergi dengan perusahaan logistik SiCepat Ekspres untuk meningkatkan kapasitas bisnis bagi 50 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan. Pelatihan yang berlangsung di Jakarta Selatan ini difokuskan pada penguasaan strategi promosi serta optimalisasi fitur iklan digital guna menghadapi lonjakan transaksi pada musim belanja mendatang.
Daniel Minardi, Director of Business Partnership Shopee Indonesia, menyatakan bahwa kolaborasi ini bertujuan membekali para pelaku usaha dengan keterampilan praktis yang relevan. Materi pelatihan disampaikan langsung oleh instruktur dari Kampus UMKM Shopee yang telah memiliki sertifikasi resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), memastikan kualitas edukasi yang diberikan sesuai dengan standar industri saat ini.
Para peserta mendapatkan pendalaman materi mengenai persiapan menyambut kampanye tanggal kembar dan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). Fokus utamanya mencakup teknik meningkatkan visibilitas produk di platform digital agar mampu bersaing secara efektif di tengah ketatnya pasar daring. Imam Sedayu, Commercial & External Affairs Director SiCepat, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan upaya strategis untuk memperkuat daya saing UMKM lokal dalam ekosistem ekonomi digital.
Pelatihan ini menjadi bagian dari inisiatif berkelanjutan Kampus UMKM Shopee yang telah menjangkau pelaku usaha di 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia sejak 2021. Hingga kini, program tersebut telah mencatatkan lebih dari 350 ribu jam sesi edukasi melalui ratusan modul pembelajaran yang dirancang khusus untuk memajukan sektor UMKM nasional.
Salah satu pelaku usaha yang berpartisipasi, Alfa Hermawan dari jenama Wearing Klamby, mengungkapkan bahwa materi tersebut memberikan perspektif krusial dalam menyusun strategi pemasaran. Menurutnya, momentum kampanye belanja besar mampu mendongkrak penjualan hingga 40 persen, sehingga penguasaan strategi promosi yang tepat menjadi kunci mutlak bagi kelangsungan pertumbuhan bisnis di masa depan.