Sebanyak 60 perusahaan dari berbagai sektor serta satu pemimpin korporasi akan menerima penghargaan bergengsi dalam ajang Bisnis Indonesia Awards (BIA) 2026. Malam penganugerahan ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis (2/7/2026) di Hotel Raffles, Jakarta, sebagai bentuk apresiasi atas kinerja gemilang yang ditunjukkan para emiten sepanjang tahun 2025.
Mengusung tema 'Where Growth Meets Strength', ajang tahunan yang telah eksis sejak 2002 ini menyoroti kemampuan perusahaan dalam menjaga pertumbuhan konsisten serta fundamental bisnis yang tangguh. Sebanyak 52 emiten, baik dari sektor keuangan maupun nonkeuangan, akan menerima penghargaan, ditambah delapan perusahaan yang mendapatkan apresiasi khusus serta satu gelar Best CEO.
Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, dijadwalkan hadir untuk memberikan sambutan utama dalam acara tersebut. Proses seleksi ketat telah dilakukan sejak awal Juni 2026 oleh tim riset Data Indonesia, yang kemudian diperdalam oleh dewan juri independen dengan mempertimbangkan laporan keuangan selama periode 2023 hingga 2025.
Dewan juri yang terdiri dari para pakar ekonomi, seperti Raden Pardede, Eduardus Tandelilin, Lana Soelistianingsih, serta Arif Budisusilo, memberikan penekanan khusus pada kinerja tahun 2025 sebagai indikator utama. Profitabilitas menjadi syarat mutlak dalam proses kandidasi, di mana perusahaan wajib mencatatkan laba untuk dapat masuk dalam penilaian.
Raden Pardede, selaku Ketua Dewan Juri, menegaskan bahwa penilaian tidak sekadar mengandalkan angka kuantitatif. Pihaknya turut melakukan tinjauan kualitatif untuk memastikan bahwa keberhasilan perusahaan juga mencakup aspek tata kelola yang baik dan keberlanjutan jangka panjang.