Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) bersama PT RAD Indonesia menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia bagi para praktisi perpajakan tanah air. Melalui webinar bertajuk “Investasi Kompetensi bagi Konsultan Pajak Profesional”, organisasi ini mendorong transformasi peran konsultan dari sekadar penasihat teknis menjadi mitra bisnis strategis yang adaptif terhadap dinamika global dan kemajuan teknologi.
Sekretaris Umum IKPI, Assoc. Prof. Dr. Edy Gunawan, menekankan bahwa di tengah pesatnya digitalisasi dan perubahan regulasi, kompetensi adalah aset intelektual utama yang harus terus dikembangkan. Menurutnya, sertifikasi berstandar internasional, seperti Certified Management Accountant (CMA), menjadi langkah krusial agar konsultan mampu memahami model bisnis klien secara komprehensif, mulai dari manajemen risiko hingga tata kelola perusahaan.
Lebih lanjut, Edy menjelaskan bahwa sertifikasi internasional bukan sekadar tambahan gelar, melainkan investasi strategis untuk meningkatkan kredibilitas profesional. Dengan keahlian lintas disiplin, konsultan pajak diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi wajib pajak melalui perencanaan pajak yang efisien namun tetap menjunjung tinggi kepatuhan hukum serta etika profesi.
Selain aspek kompetensi teknis, IKPI menekankan bahwa integritas tetap menjadi fondasi utama. Mengacu pada pemikiran Gustav Radbruch mengenai kepastian, keadilan, dan kemanfaatan, Edy menegaskan bahwa profesi ini merupakan 'profession of trust'. Seorang konsultan memiliki peran vital sebagai jembatan antara negara dan wajib pajak dalam membangun budaya kepatuhan sukarela yang mendukung pembangunan ekonomi nasional.
Kolaborasi antara IKPI dan PT RAD Indonesia ini menjadi penegasan bahwa pengembangan kualitas anggota adalah prioritas utama organisasi. Dengan mengintegrasikan wawasan bisnis dan teknologi, diharapkan konsultan pajak Indonesia tidak hanya mampu bertahan di tengah disrupsi, tetapi juga menjadi pilar pendukung utama bagi keberlanjutan dunia usaha dan kepercayaan publik.