PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) resmi menetapkan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola perusahaan serta pengembangan bisnis melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata perusahaan dalam mendukung agenda ketahanan pangan nasional, khususnya melalui optimalisasi sektor perikanan.

Direktur Utama PT Agrinas Jaladri Nusantara, Kharisma Febriansyah, menyatakan bahwa tahun 2025 menjadi landasan krusial bagi perseroan untuk membangun organisasi yang lebih adaptif dan profesional. Menurutnya, fokus perusahaan saat ini tidak hanya terletak pada pertumbuhan angka bisnis, tetapi juga pada penciptaan nilai tambah berkelanjutan yang mampu menopang mandat besar dari pemerintah di masa depan.

Agenda RUPST tersebut mencakup berbagai keputusan penting, mulai dari persetujuan laporan tahunan, pengesahan laporan keuangan, hingga restrukturisasi manajemen perusahaan. Dalam kesempatan tersebut, perusahaan mengumumkan penunjukan Muslim Syamsuis Darwis sebagai Direktur Sumber Daya Manusia dan Konsultan Konstruksi, menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Jusarwanto.

Komisaris Utama PT Agrinas Jaladri, Eko Djalmo Asmadi, menegaskan bahwa peran Dewan Komisaris akan terus ditingkatkan untuk memastikan seluruh kebijakan perusahaan berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik (Good Corporate Governance). Pengawasan konstruktif akan terus dilakukan guna memastikan bahwa setiap inisiatif bisnis tetap menjunjung tinggi akuntabilitas serta keberlanjutan bagi negara.

Dengan penguatan kapasitas organisasi dan perluasan portofolio usaha, Agrinas Jaladri optimistis dapat menjalankan perannya secara lebih maksimal. Sinergi antara pemegang saham, dewan komisaris, dan direksi diharapkan menjadi pilar utama dalam mewujudkan ekosistem perikanan nasional yang lebih tangguh dan memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi masyarakat luas.