Aman Sentosa Investigation Agency (ASIA) secara resmi memperluas portofolio layanannya dengan memperkenalkan divisi Business Intelligence. Inisiatif ini hadir sebagai jawaban atas meningkatnya tren kejahatan finansial dan penipuan berkedok kerja sama bisnis yang kerap menyasar sektor korporasi di tengah dinamika ekonomi saat ini.
Selama hampir empat tahun berkiprah sebagai agensi investigasi swasta di Cirebon, ASIA melihat adanya kebutuhan krusial bagi perusahaan untuk memiliki data yang valid sebelum mengambil keputusan strategis. Layanan terbaru ini difokuskan pada analisis mendalam dan penelusuran rekam jejak calon mitra, investor, maupun vendor untuk memastikan keamanan investasi dan operasional klien.
CEO ASIA, Jubun, mengungkapkan bahwa modus penipuan modern kini semakin canggih dengan penggunaan data serta identitas yang dimanipulasi secara rapi. Banyak entitas bisnis mengalami kerugian signifikan hanya karena kurangnya proses uji tuntas (due diligence) terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam kesepakatan kerja sama.
Lebih lanjut, Jubun menegaskan bahwa setiap aktivitas korporasi maupun individu selalu menyisakan rekam jejak administratif dan digital yang dapat diverifikasi. Mengandalkan metodologi investigasi profesional dan teknologi terkini, pihak ASIA menjamin mampu melakukan penelusuran komprehensif, bahkan terhadap target yang tidak memiliki eksistensi di media sosial.
Layanan ini diharapkan menjadi instrumen mitigasi risiko yang efektif bagi para pengusaha, sehingga mereka dapat meminimalisir kemungkinan terjebak dalam skema bisnis fiktif. Dengan dukungan data yang akurat, perusahaan kini memiliki landasan kuat untuk membuat keputusan bisnis yang lebih aman dan terukur.