Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Arjasa menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesehatan lingkungan kerja dengan menggandeng Puskesmas Kecamatan Arjasa. Sinergi ini diwujudkan melalui program pemeriksaan kesehatan gratis yang menyasar seluruh pegawai serta warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada Rabu (1/7).

Kegiatan preventif ini difokuskan pada deteksi dini Penyakit Tidak Menular (PTM), yang mencakup pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, serta pemantauan indeks massa tubuh. Melalui serangkaian skrining tersebut, tenaga medis dapat memetakan profil kesehatan para peserta dan memberikan konsultasi kesehatan langsung bagi mereka yang terindikasi memiliki risiko penyakit tertentu.

Kepala Lapas Arjasa, Ristanto Rachmad Hidayat, mengungkapkan bahwa inisiatif ini merupakan bagian integral dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang prima. Menurutnya, kesehatan fisik yang terjaga adalah fondasi utama dalam mendukung efektivitas tugas pegawai maupun keberhasilan program pembinaan yang diberikan kepada para warga binaan.

Di sisi lain, pihak Puskesmas Kecamatan Arjasa menyambut positif kolaborasi strategis ini. Mereka menekankan bahwa deteksi dini adalah langkah krusial dalam pengendalian faktor risiko kesehatan masyarakat, terutama di lingkungan tertutup seperti Lapas. Langkah kolaboratif ini diharapkan dapat terus berlanjut secara berkala untuk menekan angka prevalensi penyakit kronis.

Secara keseluruhan, kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib dan mendapatkan antusiasme yang tinggi dari seluruh peserta. Lapas Arjasa berharap bahwa momentum ini dapat membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya pola hidup sehat, sehingga tercipta ekosistem pemasyarakatan yang produktif, aman, dan terbebas dari risiko penyakit yang mengancam kualitas hidup.