Emiten manufaktur perangkat elektronik asal Batam, PT Sat Nusapersada Tbk. (PTSN), berhasil mengukir prestasi gemilang dengan menyabet penghargaan dalam ajang Bisnis Indonesia Awards (BIA) 2026. Perseroan dinilai unggul dalam kategori Perangkat Keras & Peralatan Teknologi untuk sektor nonkeuangan.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas konsistensi kinerja keuangan perseroan selama periode 2023 hingga 2025. Proses penjurian yang ketat melibatkan dewan juri independen dengan mengedepankan aspek profitabilitas, pertumbuhan bisnis, kinerja pasar modal, serta tata kelola perusahaan yang transparan.
Secara fundamental, PTSN mencatatkan lompatan performa yang impresif pada tahun 2025 dengan laba bersih mencapai US$14 juta. Angka tersebut menunjukkan tren pertumbuhan yang signifikan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar US$7,96 juta dan US$11,17 juta pada 2023. Perolehan laba ini didukung oleh pendapatan operasional yang mencapai US$242,78 juta sepanjang tahun lalu.
Malam penganugerahan yang berlangsung di Hotel Raffles, Jakarta, pada Kamis (2/7/2026), menjadi bukti validasi atas strategi adaptasi PTSN dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan dinamika geopolitik. Bagi perseroan, pengakuan ini merefleksikan keberhasilan manajemen dalam menjaga fundamental bisnis yang solid meski berada di tengah tekanan pasar.
Ajang BIA 2026 sendiri memberikan apresiasi kepada 60 emiten dan korporasi yang terbagi dalam berbagai sektor, termasuk perbankan dan nonperbankan. Proses penilaian yang dimulai sejak Juni 2026 ini melibatkan pakar ekonomi dan akademisi ternama, seperti Raden Pardede sebagai Ketua Dewan Juri, serta pakar dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Indonesia, untuk memastikan objektivitas pemenang.