Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI) secara resmi memberikan klarifikasi terkait beredarnya rekaman video di media sosial yang memperlihatkan sekelompok orang berseragam loreng sedang berlatih merayap di saluran air dan memegang senjata. Narasi yang tersebar menyebutkan bahwa para peserta tersebut merupakan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dalam program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Karo Infohan) Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menegaskan bahwa informasi tersebut adalah hoaks. Menurutnya, terdapat kekeliruan fatal dalam interpretasi konten video yang beredar luas di berbagai platform digital tersebut.

Brigjen TNI Rico menjelaskan bahwa tayangan yang diunggah sebenarnya adalah cuplikan dari kegiatan pendidikan Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Pihaknya menyayangkan adanya pihak-pihak yang menyalahartikan dokumentasi latihan kemiliteran tersebut dan mengaitkannya secara keliru dengan program SPPI.

Menyikapi fenomena ini, Kemenhan mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam mencerna informasi yang beredar di internet. Masyarakat diminta agar senantiasa melakukan verifikasi melalui kanal resmi pemerintah sebelum membagikan konten yang berpotensi menimbulkan disinformasi di ruang publik.