Perhelatan tahunan Jateng Fair 2026 resmi ditutup dengan capaian ekonomi yang signifikan. Selama 10 hari penyelenggaraan di kawasan Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP), Semarang, pameran ini berhasil mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp5 miliar.

Direktur Utama PRPP Jateng, Shafigh Pahlevi Lontoh, mengungkapkan bahwa gelaran yang berlangsung sejak 26 Juni hingga 5 Juli 2026 ini mengalami peningkatan antusiasme masyarakat dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat sebanyak 125 ribu pengunjung memadati lokasi, yang didorong oleh keberagaman produk UMKM, kuliner, serta panggung hiburan seni dan musik yang disajikan.

Shafigh menjelaskan bahwa angka kunjungan tersebut dihitung berdasarkan akumulasi tiket masuk, data parkir kendaraan, hingga rekapitulasi transaksi. Namun, ia meyakini jumlah riil bisa lebih tinggi mengingat banyak pengunjung menggunakan moda transportasi daring serta adanya area kegiatan yang dapat diakses masyarakat secara gratis.

Menanggapi kesuksesan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, memberikan apresiasi tinggi terhadap perputaran ekonomi yang tercipta. Ia menilai ajang ini sebagai katalis penting bagi promosi produk lokal dan budaya daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan pelaku ekonomi kreatif di Jawa Tengah.

Lebih lanjut, Taj Yasin menegaskan pentingnya revitalisasi kawasan PRPP agar kembali menjadi ikon wisata kebanggaan daerah. Ia menargetkan penataan kawasan tersebut dapat dimulai pada tahun 2027 mendatang, dengan harapan PRPP dapat bertransformasi menjadi destinasi unggulan yang mampu mendongkrak potensi wisata provinsi secara lebih optimal di masa depan.