Proses evakuasi dan investigasi insiden terbakarnya pesawat milik maskapai AMA di kawasan pegunungan Balingga, Papua, menghadapi tantangan geografis yang cukup berat. Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengungkapkan bahwa ketiadaan akses jalur darat menjadi kendala utama, sehingga lokasi kejadian hanya dapat dijangkau melalui jalur udara dengan pesawat perintis.

Kasatgas Humas Satgas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa Lapangan Terbang Balinggama yang menjadi lokasi insiden berada pada ketinggian 2.292 meter di atas permukaan laut. Kondisi topografi yang curam, ditambah dengan faktor cuaca yang tidak menentu di wilayah pegunungan, membuat tim evakuasi harus sangat berhati-hati dalam merencanakan pergerakan menuju titik lokasi.

Insiden ini pertama kali terdeteksi melalui rekaman video udara yang diambil oleh pilot maskapai lain saat melintasi area tersebut. Berdasarkan data manifes, pesawat berjenis Pilatus dengan kode registrasi PK-RCY tersebut tengah melayani rute penerbangan Wamena-Balingga-Wamena dengan membawa seorang pilot warga negara Amerika Serikat, Nicholas F. Goselin, serta tujuh orang penumpang.

Hingga saat ini, pihak otoritas keamanan masih belum dapat memberikan keterangan resmi mengenai kondisi terkini pilot maupun para penumpang. Tim gabungan telah dipersiapkan untuk diberangkatkan ke lokasi guna melakukan pengecekan langsung dan memastikan nasib para korban yang berada di dalam pesawat tersebut.