Industri makanan dan minuman global tengah berada di ambang transformasi besar seiring dengan digelarnya program Future Menus 2026 di Hanoi oleh Unilever Food Solutions (UFS). Pertemuan bertajuk "Membuka Jalan Menuju Tren – Memimpin Masa Depan" ini menjadi wadah bagi para praktisi, koki, hingga pemilik restoran untuk membedah strategi dalam menghadapi pasar yang semakin kompetitif dan dinamis.

Para pakar menyoroti empat tren kuliner utama yang diprediksi akan mendominasi pasar global dalam waktu dekat. Di antaranya adalah modernisasi makanan jalanan, percampuran budaya kuliner lintas negara (fusi), optimalisasi bahan baku lokal dengan sentuhan kreatif, serta personalisasi menu yang lebih fleksibel bagi konsumen. Tren ini diharapkan menjadi kompas operasional bagi pelaku usaha dalam menangkap peluang pertumbuhan yang berkelanjutan.

Salah satu sorotan utama dalam diskusi tersebut adalah peran krusial kecerdasan buatan (AI). Tidak lagi sekadar instrumen pajangan, AI kini diposisikan sebagai alat bantu strategis bagi koki dan pengusaha untuk menganalisis perilaku pelanggan, mengoptimalkan menu, serta mempercepat proses inovasi. Integrasi data dan pengalaman operasional dinilai sebagai kunci untuk meminimalisir risiko dalam pengambilan keputusan bisnis.

Meski terdapat antusiasme tinggi terhadap inovasi, para ahli mengingatkan adanya tantangan psikologis konsumen yang tetap mengutamakan aspek kepraktisan dan cita rasa familiar. Meskipun konsumen kini lebih terbuka terhadap pengalaman kuliner baru, mereka tetap selektif terhadap nilai harga dan kualitas rasa. Kegagalan mempertahankan orisinalitas cita rasa demi ambisi kreativitas berisiko memicu skeptisisme pasar.

CEO Unilever Food Solutions Vietnam, Nguyen Xuan Huy, menegaskan bahwa keberhasilan di sektor F&B saat ini tidak hanya ditentukan oleh kecepatan adaptasi tren. Fokus utama harus tertuju pada kemampuan memahami kebutuhan nyata pelanggan yang kemudian diterjemahkan ke dalam keputusan operasional yang efektif. Inilah yang menjadi landasan bagi pelaku industri untuk melangkah dengan lebih percaya diri di tengah kondisi pasar yang terus berubah.