Kepengurusan Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Provinsi Maluku masa bakti 2025–2029 kini resmi mengemban tugas. Di bawah komando Maya Baby Lewerissa, jajaran pengurus baru tersebut dikukuhkan secara langsung oleh Ketua KONI Maluku, Sam Latuconsina, dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Gedung PKK Provinsi Maluku pada Senin (6/7/2026).
Acara pengukuhan yang turut disaksikan oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, ini menandai babak baru bagi keterlibatan aktif kaum perempuan dalam ekosistem keolahragaan daerah. Kehadiran PERWOSI diharapkan tidak sekadar menjadi pelengkap, melainkan menjadi pilar strategis dalam pembinaan atlet, pengembangan olahraga masyarakat, hingga upaya nyata mengatrol prestasi di level nasional.
Dalam arahannya, Sam Latuconsina menekankan bahwa olahraga memiliki dimensi yang lebih luas daripada sekadar perolehan medali. Ia menilai olahraga adalah instrumen krusial untuk mempererat kohesi sosial, membangun komunikasi antarwarga, serta menciptakan masyarakat yang bugar. "Tanggung jawab kita adalah menjadikan olahraga sebagai pemersatu komunitas sosial agar hubungan antarwarga tetap harmonis," ujar Latuconsina.
Lebih lanjut, KONI Maluku memberikan tantangan kepada PERWOSI untuk menggagas program yang inklusif, seperti senam prestasi yang dapat menyasar berbagai kelompok usia. Langkah ini dianggap sebagai strategi jitu untuk membumikan budaya hidup sehat di tengah masyarakat Maluku secara konsisten.
Selain aspek kesehatan, PERWOSI juga dituntut untuk mengambil peran lebih signifikan dalam pendidikan dan pembinaan atlet perempuan. Latuconsina menyoroti pentingnya regenerasi atlet, sembari mengapresiasi keberhasilan atlet muda Girsha Saimima yang baru saja menyabet dua medali emas pada Kejuaraan Nasional Atletik Junior di Jakarta. Prestasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh pengurus PERWOSI untuk terus melahirkan atlet perempuan berbakat yang mampu mengharumkan nama Maluku di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).