Prestasi membanggakan ditorehkan oleh Muhammad Hafizi, mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Malikussaleh, dalam ajang bergengsi Achievement Project in Business Incubation of Sustainable Development Startup yang berlangsung di Kazakhstan pada awal Juni 2026. Hafizi berhasil menyabet posisi juara pertama dalam kompetisi yang merupakan bagian dari program International Summer School 2026 tersebut.

Inovasi yang diusung oleh timnya diberi nama "Golden Harvest Honey". Proyek ini tidak sekadar berfokus pada aspek komersial, melainkan sebuah model bisnis terintegrasi yang menggabungkan pemasaran modern, penguatan rantai pasok madu lokal, serta pemanfaatan teknologi digital guna mendorong keberlanjutan ekonomi dan kelestarian lingkungan berbasis pemberdayaan masyarakat.

Hafizi tergabung dalam tim multinasional yang berkolaborasi dengan sesama rekan dari Universitas Malikussaleh, yakni Vivin Mahenrato dan Darmawan, serta dua mahasiswa asal Uzbekistan. Keberhasilan tim ini dinilai dewan juri sebagai capaian luar biasa dalam meramu kewirausahaan, teknologi, dan dampak sosial ke dalam satu model bisnis yang memiliki potensi implementasi tinggi di skala global.

Menurut Hafizi, pengalaman tersebut memberikan perspektif baru bagi dirinya dalam membangun startup yang berdampak nyata. Perannya sebagai analis ekonomi dalam tim terbukti krusial dalam menyusun strategi pengembangan usaha yang layak secara finansial sekaligus memberikan manfaat luas bagi lingkungan sekitar.

Kompetisi ini sendiri menjadi wadah bagi mahasiswa lintas negara untuk membedah tantangan global melalui riset mendalam, analisis pasar, dan penyusunan model bisnis kreatif. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain di tanah air untuk berani bersaing dan berinovasi di panggung internasional.