PT Mandiri Utama Finance (MUF) memproyeksikan segmen kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) sebagai pilar utama dalam menopang kinerja bisnis perusahaan tahun ini. Langkah ini diambil seiring dengan meningkatnya animo masyarakat terhadap moda transportasi ramah lingkungan yang menuntut dukungan kemudahan akses pembiayaan.
Plt. Direktur Utama MUF, Dapot Parasian Sukoco Sinaga, menegaskan bahwa percepatan adopsi kendaraan listrik di Tanah Air tidak hanya bertumpu pada kesiapan infrastruktur maupun teknologi semata. Akses pembiayaan yang terjangkau dan solutif dinilai menjadi katalis krusial untuk meningkatkan penetrasi pasar di segmen otomotif berbasis baterai.
Sebagai strategi konkret, perusahaan saat ini menjalankan program 'Coffee & Drive'. Inisiatif ini memungkinkan masyarakat untuk menjajal langsung sensasi mengendarai kendaraan listrik, sehingga mampu menumbuhkan pemahaman serta kepercayaan konsumen terhadap teknologi yang relatif baru tersebut.
MUF juga memberikan stimulus menarik bagi calon debitur, seperti penawaran suku bunga kompetitif mulai dari 1,99 persen melalui kanal Livin' Auto. Selain itu, terdapat berbagai insentif tambahan mencakup diskon biaya administrasi hingga 50 persen, biaya administrasi khusus sebesar Rp1, hingga penyediaan perlindungan asuransi tanggung jawab hukum pihak ketiga.
Meski industri multifinance nasional menghadapi tantangan daya beli dan tekanan kenaikan Non-Performing Financing (NPF) sebesar 2,83 persen per Maret 2026, MUF tetap mencatatkan kinerja positif. Perseroan berhasil membukukan pertumbuhan piutang pembiayaan sebesar 15,8 persen secara tahunan, sebuah pencapaian yang optimis di tengah perlambatan pertumbuhan industri multifinance secara makro.