Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan klarifikasi terkait keterlibatan bisnis keluarganya dalam sektor aset digital. Dalam sebuah wawancara di Gedung Putih, Trump menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran hukum dalam transaksi maupun kepemilikan aset kripto yang dikelola oleh perusahaan keluarganya, meskipun ia mengaku tidak memantau secara rinci portofolio investasi tersebut.

Pernyataan ini muncul sebagai respon atas laporan keuangan terbaru yang mengungkap bahwa entitas bisnis yang terafiliasi dengan keluarga Trump telah mencatatkan keuntungan fantastis setidaknya US$1,4 miliar sepanjang tahun 2025. Pendapatan tersebut disinyalir bersumber dari berbagai usaha yang berkaitan erat dengan aset kripto serta perdagangan memecoin.

Ketika dikonfirmasi mengenai sejauh mana keterlibatan pribadinya dalam pengambilan keputusan bisnis tersebut, Trump menyatakan bahwa pengelolaan operasional harian perusahaan telah diserahkan sepenuhnya kepada kedua putra sulungnya. Ia mengakui kemungkinan adanya keterkaitan tersebut, namun menegaskan kembali bahwa ia tidak terlibat langsung dalam rincian teknis kepemilikan aset digital yang kini memicu sorotan publik tersebut.