Kota Denpasar kembali mengukuhkan supremasinya dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) jenjang pendidikan dasar tingkat Provinsi Bali tahun 2026. Kontingen asal ibu kota Bali ini sukses meraih gelar juara umum setelah mendominasi perolehan medali dengan total 17 keping, yang terdiri dari 9 medali emas, 5 medali perak, dan 3 medali perunggu.

Rincian perolehan medali menunjukkan kekuatan merata di berbagai jenjang. Siswa tingkat SD memberikan kontribusi signifikan dengan 6 emas, 1 perak, dan 2 perunggu yang tersebar di cabang olahraga atletik, bulutangkis, renang, serta senam. Sementara itu, jenjang SMP turut menyumbang 3 emas, 4 perak, dan 1 perunggu melalui cabang olahraga pencak silat, renang, dan panjat tebing.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Anak Agung Gede Wiratama, menyatakan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini adalah buah dari sistem pembinaan atlet pelajar yang dilakukan secara konsisten dan berjenjang sejak dari tingkat sekolah dasar hingga menengah.

"Capaian sebagai juara umum ini adalah bukti nyata dari kerja keras, kedisiplinan, serta semangat kompetitif para siswa. Ini juga mencerminkan sinergi yang solid antara pihak sekolah, pelatih, dan orang tua dalam mengawal bakat atlet sejak dini," ujar Agung Wiratama saat memberikan apresiasi kepada kontingen, Selasa (7/7/2026).

Dalam ajang tersebut, Denpasar berhasil mengungguli capaian medali dari kabupaten lain di Bali, seperti Buleleng, Badung, Gianyar, dan Bangli. Ke depan, Disdikpora Kota Denpasar menargetkan untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan agar para atlet pelajar tidak hanya berjaya di tingkat provinsi, tetapi juga mampu menembus kompetisi di level yang lebih tinggi demi mengharumkan nama daerah.