Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari Selatan memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif integrasi layanan Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P). Program kolaboratif yang melibatkan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat serta Puskesmas Ransiki ini dinilai sukses membawa akses layanan kesehatan lebih dekat ke masyarakat.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Manokwari Selatan, Flaviana Mulyati, menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan. Selama tiga hari pelaksanaan dari 1 hingga 3 Juli 2026, tim medis berhasil menjangkau masyarakat di Kampung Abreso, Kampung Sinerut, dan Kampung Yamboi.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, petugas medis melakukan serangkaian tindakan preventif, mulai dari pemeriksaan penyakit menular hingga deteksi dini penyakit tidak menular (PTM). Selain itu, penguatan surveilans imunisasi juga menjadi fokus utama guna memastikan perlindungan kesehatan bagi warga di tingkat dasar.

Flaviana berharap program pelayanan kesehatan bergerak ini dapat menjadi agenda rutin tahunan. Menurutnya, kesinambungan program ini sangat penting untuk memperluas jangkauan layanan promotif dan preventif ke lebih banyak kampung di wilayah Manokwari Selatan, sehingga derajat kesehatan masyarakat dapat terus ditingkatkan.

Sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah ini dipandang sebagai langkah strategis dalam memperkuat struktur pertahanan kesehatan di daerah. Melalui pola layanan terintegrasi ini, pemerintah setempat berkomitmen untuk meminimalkan faktor risiko penyakit melalui deteksi yang lebih cepat dan tepat.