Memasuki tahun 2026, persaingan pasar ponsel kelas menengah semakin ketat, terutama untuk segmen perangkat yang difokuskan pada aktivitas gaming. Dengan kisaran harga Rp3 jutaan, konsumen kini telah memiliki akses ke spesifikasi yang sebelumnya hanya tersedia di kelas premium, mulai dari chipset berperforma tinggi hingga sistem manajemen termal yang lebih baik.
Dalam memilih perangkat untuk kebutuhan bermain game, pengguna tidak hanya perlu memperhatikan kekuatan prosesor, tetapi juga stabilitas layar dan daya tahan baterai. Beberapa model terbaru kini telah dilengkapi dengan layar ber-refresh rate tinggi serta kapasitas baterai jumbo yang mendukung sesi bermain lebih lama tanpa kendala.
Salah satu pilihan menarik adalah Realme C85 5G yang dibanderol Rp3.699.000. Ponsel ini menonjol berkat chipset MediaTek Dimensity 6300 5G dan layar 144 Hz. Keunikan perangkat ini terletak pada baterai silikon karbon 7.000 mAh serta fitur bypass charging yang sangat krusial untuk menjaga suhu tetap stabil saat perangkat digunakan sambil diisi dayanya.
Di sisi lain, Poco M7 menawarkan opsi yang lebih terjangkau, mulai dari Rp2.700.000. Meskipun menggunakan Snapdragon 685, ponsel ini memberikan keunggulan pada sektor layar sebesar 6,9 inci dengan touch sampling rate 288 Hz, memastikan respons sentuhan yang sangat cepat bagi para pemain game kompetitif.
Sementara itu, bagi mereka yang memprioritaskan visual, Infinix Note Edge 5G seharga Rp3.899.000 bisa menjadi pilihan utama. Mengandalkan panel layar AMOLED curved 6,78 inci dan chipset MediaTek Dimensity 7100 5G, ponsel ini tidak hanya menawarkan visual yang memanjakan mata, tetapi juga tenaga pemrosesan yang cukup kuat untuk melibas berbagai judul game populer dengan stabil.