Pemerintah Provinsi Riau terus menggenjot deteksi dini berbagai risiko penyakit melalui program pemeriksaan kesehatan gratis di seluruh puskesmas. Hingga penutupan paruh pertama tahun 2026, tercatat sebanyak 1.020.581 jiwa telah mengakses layanan kesehatan preventif tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, mengungkapkan bahwa capaian tertinggi partisipasi masyarakat tercatat di Kabupaten Rokan Hulu yang telah menyentuh angka 24,7 persen dari total sasaran. Sementara itu, wilayah lain seperti Kabupaten Kampar dan Kota Dumai juga menunjukkan tren antusiasme yang positif, meski cakupan di beberapa wilayah seperti Kota Pekanbaru masih perlu ditingkatkan dengan capaian 10 persen.
Program ini dirancang untuk memudahkan aksesibilitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Zulkifli menjelaskan bahwa untuk mendapatkan layanan, warga hanya perlu mendatangi puskesmas terdekat dengan membawa kartu identitas diri berupa KTP atau Kartu Keluarga (KK). Nantinya, petugas di puskesmas akan mendampingi proses pendaftaran hingga pemeriksaan selesai dilakukan.
Saat ini, Pemerintah Provinsi Riau telah menyediakan layanan pemeriksaan gratis di 243 puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah. Pihak dinas kesehatan pun secara rutin mengimbau masyarakat untuk meluangkan waktu minimal satu kali dalam setahun guna melakukan kontrol kesehatan rutin.
Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya deteksi dini. Dengan identifikasi masalah kesehatan yang lebih awal, risiko penyakit kronis dapat ditekan dan upaya penanganan medis dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien oleh tenaga profesional di fasilitas kesehatan setempat.