Bursa saham Wall Street mencatatkan performa impresif pada perdagangan Senin (29/6/2026). Indeks Dow Jones Industrial Average berhasil ditutup pada level rekor tertinggi baru di posisi 52.182,74, setelah mengalami penguatan sebesar 306,63 poin atau 0,59 persen.

Tren positif ini juga diikuti oleh indeks acuan lainnya; S&P 500 naik 1,18 persen ke level 7.440,43, sementara Nasdaq Composite melonjak tajam sebesar 2,07 persen menjadi 25.820,14. Lonjakan ini didorong oleh aksi beli kembali pada saham-saham sektor teknologi yang sebelumnya sempat mengalami tekanan jual.

Sentimen pasar dinilai cukup stabil meskipun terdapat ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran yang sempat memanas pada akhir pekan lalu. Para analis mencatat bahwa pasar cenderung mengabaikan gangguan tersebut dan kini mulai mengalihkan fokus pada antisipasi musim laporan keuangan kuartal II yang akan dimulai setelah pertengahan Juli 2026.

Di sektor korporasi, saham SpaceX mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 7,2 persen menyusul pengumuman masuknya perusahaan tersebut ke dalam jajaran indeks Nasdaq 100 per 7 Juli mendatang. Di sisi lain, Alphabet sebagai perusahaan induk Google juga memberikan kontribusi positif dengan penguatan 4,8 persen pada hari pertama perdagangannya sebagai salah satu komponen indeks Dow Jones.

Data perdagangan menunjukkan indeks sektor teknologi informasi naik 1,7 persen, memberikan sinyal pemulihan kepercayaan investor terhadap saham-saham berbasis kecerdasan buatan (AI) yang sebelumnya sempat dipenuhi kekhawatiran terkait belanja modal perusahaan. Meski volume transaksi sebesar 20,15 miliar saham berada di bawah rata-rata 20 hari terakhir, optimisme investor terhadap fundamental pasar tetap terjaga di tengah upaya diplomatik berkelanjutan antara Washington dan Teheran.