Raksasa teknologi Apple Inc. dilaporkan tengah menjajaki kemungkinan kemitraan strategis dengan dua produsen semikonduktor asal Tiongkok, yakni ChangXin Memory Technologies Inc. dan Yangtze Memory Technologies Co. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata perusahaan dalam memitigasi risiko kelangkaan komponen memori yang melanda pasar global.
Kebutuhan akan pasokan chip yang stabil menjadi sangat krusial bagi Apple, terutama setelah perusahaan menghadapi tekanan produksi yang memaksa mereka melakukan penyesuaian harga pada berbagai lini produknya. Strategi ini difokuskan untuk menyuplai komponen pada perangkat yang dipasarkan secara eksklusif di wilayah Tiongkok.
Hingga saat ini, proses negosiasi antara Apple dan kedua perusahaan tersebut masih berada dalam tahap pembahasan internal. Meski belum ada kesepakatan final yang diputuskan, langkah ini mencerminkan fleksibilitas Apple dalam mencari solusi rantai pasok di tengah tantangan geopolitik dan keterbatasan pasokan semikonduktor yang belum sepenuhnya pulih.