Grab Indonesia mencatatkan tren positif dalam transformasi digital para pelaku UMKM kuliner melalui kehadiran Asisten AI di platform GrabMerchant. Dalam kurun waktu kurang dari lima bulan, fitur berbasis kecerdasan buatan ini telah mencatat lebih dari satu juta interaksi, dengan tingkat kepuasan pengguna mencapai angka impresif di 96,1 persen.

Teknologi ini dirancang untuk menyederhanakan kompleksitas pengelolaan bisnis bagi para mitra. Tanpa perlu memiliki keahlian teknis dalam pengolahan data, pemilik usaha kini dapat memperoleh wawasan mendalam serta rekomendasi taktis secara instan. Fitur ini bekerja dengan memproses data penjualan internal toko, yang memberikan panduan bagi pemilik usaha dalam menentukan langkah operasional harian hingga perencanaan ekspansi.

Data internal perusahaan menunjukkan bahwa 59,2 persen dari total merchant baru GrabFood telah aktif mengadopsi asisten digital tersebut. Jakarta mencatat angka adopsi tertinggi dengan 213 ribu merchant aktif, diikuti oleh kota-kota besar lainnya seperti Surabaya, Bandung, Medan, Yogyakarta, hingga Bali. Tingkat retensi pengguna pun sangat solid, di mana kategori merchant mid-market mencatatkan angka loyalitas hingga 97,2 persen.

Di antara berbagai layanan yang tersedia, fitur Menu Scanner dan Description Generator menjadi favorit para pelaku usaha untuk meningkatkan tampilan toko secara digital. Selain memoles estetika menu agar lebih menarik di mata konsumen, integrasi AI ini juga terbukti meningkatkan efisiensi promosi iklan merchant sebesar 11 persen, memungkinkan pelaku usaha melakukan investasi pemasaran yang lebih presisi dan efektif.