Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) diperkirakan akan menunjukkan fluktuasi pada perdagangan Sabtu, 4 Juli 2026. Berdasarkan analisis pasar, pergerakan harga logam mulia ini masih dibayangi oleh sentimen teknikal yang memengaruhi posisi tawar investor di pasar domestik.
Direktur PT Traze Andalan Futures, Ibrahim Assuaibi, memaparkan bahwa terdapat dua skenario teknikal untuk harga emas Antam. Jika terjadi koreksi, level support pertama diproyeksikan berada di angka Rp 2.640.000 per gram, dengan batas support kedua di level Rp 2.530.000 per gram. Sebaliknya, apabila tren penguatan berlanjut, resistance pertama diperkirakan mencapai Rp 2.680.000 per gram, sementara resistance kedua menyentuh level Rp 2.750.000 per gram.
Data terkini menunjukkan bahwa emas Antam sedang berada dalam tren positif. Pada perdagangan Jumat (3/7/2026), harga emas menguat Rp 11.000 ke posisi Rp 2.651.000 per gram. Secara akumulatif, harga emas telah mencatatkan pertumbuhan sebesar 6,91% sejak awal tahun, di mana pada 1 Januari 2026 harga sempat dibuka pada kisaran Rp 2.488.000 per gram.
Selain harga jual, lonjakan signifikan juga terjadi pada harga buyback (beli kembali) yang naik Rp 55.000 menjadi Rp 2.400.000 per gram. Perlu diingat bahwa setiap transaksi penjualan kembali di atas Rp 10 juta akan dikenakan potongan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP, dan 3% bagi mereka yang tidak memiliki NPWP, sesuai dengan ketentuan PMK No 34/PMK.10/2017.