Menatap kompetisi musim 2026/2027 dengan ambisi besar, PSIS Semarang mengambil langkah drastis untuk melakukan perombakan total. Keputusan ini diambil sebagai bentuk penebusan atas performa kurang memuaskan pada musim sebelumnya di ajang Pegadaian Championship, di mana Mahesa Jenar hanya mampu bercokol di peringkat kedelapan Grup B.

Manajemen PSIS Semarang secara resmi menunjuk Widodo C. Putro sebagai nakhoda baru menggantikan Kas Hartadi. Penunjukan ini dipandang sangat strategis mengingat rekam jejak Widodo yang sukses membawa Garudayaksa FC menjuarai kompetisi musim lalu dan meraih tiket promosi ke Super League. Berbekal pengalaman panjang di berbagai klub papan atas Indonesia, sang legenda diharapkan mampu membangun mentalitas pemenang dalam tim.

Selain perubahan di kursi kepelatihan, PSIS bergerak agresif di bursa transfer dengan mengamankan enam pemain anyar untuk memperkokoh berbagai lini. Nama-nama yang resmi diperkenalkan meliputi Syahrian Abimanyu, Jack Brown, serta kembalinya ikon klub, Hari Nur Yulianto. Selain itu, manajemen juga mendatangkan amunisi baru dari Garudayaksa FC, yakni Komang Tri Arta Wiguna, Agus Nova, dan kiper Ray Redondo.

Di sisi lain, untuk menjaga stabilitas kerangka tim, manajemen telah memastikan perpanjangan kontrak bagi dua pemain kunci musim lalu, yakni Krisna Jhon dan Rizky Darmawan. Dengan perpaduan antara taktik jitu Widodo C. Putro dan kombinasi pemain berpengalaman, PSIS Semarang kini menjadi salah satu kekuatan yang paling diperhitungkan dalam persaingan musim kompetisi mendatang.