Gubernur Bali, Wayan Koster, melakukan serangkaian kunjungan strategis ke Inggris untuk memperluas kemitraan internasional di bidang pendidikan, riset, dan pengembangan teknologi. Kunjungan ini dirancang sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mempercepat transformasi digital di Bali agar mampu bersaing di panggung global.
Agenda kunjungan dimulai di Universitas Oxford, di mana Gubernur Koster berdiskusi dengan diaspora Indonesia, termasuk warga Bali yang menempuh pendidikan serta menjadi pengajar di perguruan tinggi bergengsi tersebut. Dalam pertemuan tersebut, Koster menegaskan peran vital diaspora sebagai penghubung dalam alih ilmu pengetahuan serta promosi potensi Bali di mancanegara.
Di sela pertemuan, Gubernur juga memaparkan berbagai kebijakan strategis Pemerintah Provinsi Bali dalam mendukung agenda iklim global, termasuk transisi ke energi bersih dan pertanian organik. Inisiatif ini mendapat apresiasi positif dari para akademisi di Oxford yang memandang langkah Pemerintah Bali sejalan dengan target ambisius penurunan emisi karbon dunia.
Selain sektor pendidikan, Gubernur Koster juga menyambangi kantor Google di London, didampingi oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris, Desra Percaya. Kunjungan ini difokuskan pada eksplorasi pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) untuk memperkuat sektor pariwisata, tata kelola kebudayaan, hingga perekonomian daerah melalui inovasi teknologi digital.
Melalui diskusi bersama ilmuwan AI asal Indonesia, Adhiguna Kuncoro, Gubernur Koster berharap teknologi dapat menjadi katalisator bagi kemajuan Bali. Upaya ini ditegaskan sebagai langkah strategis dalam menghadapi dinamika global tanpa harus mengorbankan identitas budaya khas Pulau Dewata yang menjadi fondasi utama pembangunan daerah.