Menempuh pendidikan tinggi di luar negeri seringkali menjadi titik balik bagi seseorang untuk menentukan arah karier masa depan. Hal inilah yang dialami oleh Malika Rizqi Anindita, seorang alumnus program magister Entrepreneurship and Innovation di University of Edinburgh, Skotlandia. Alih-alih mengejar karier di perusahaan multinasional pascastudi, ia justru memilih pulang ke Indonesia untuk merintis jenama tas kerja lokal bernama Yourkalle.

Keputusan Malika tidak muncul begitu saja. Ketertarikan pada dunia bisnis telah tumbuh sejak ia masih duduk di bangku SMP dan berlanjut saat menempuh S1 Teknik Sipil di Universitas Gadjah Mada. Pengalaman menempuh pendidikan di Inggris memberinya perspektif berbeda mengenai pentingnya berpikir kritis dan memahami kebutuhan psikologis pelanggan, sesuatu yang ia anggap jauh lebih dinamis daripada rumus-rumus eksak yang ia pelajari sebelumnya.

Setelah melihat adanya celah di pasar—yakni minimnya tas kerja yang fungsional sekaligus estetis bagi perempuan profesional—Malika mulai membangun Yourkalle dari nol. Tantangan berat sempat ia hadapi, termasuk proses pencarian perajin tas di Bandung yang mampu memenuhi standar kualitas tinggi yang ia tetapkan. Namun, ketekunannya membuahkan hasil; kini produknya dikenal dengan filosofi Monday to Sunday, Work to Play yang praktis bagi perempuan modern.

Lebih dari sekadar bisnis komersial, Malika menjadikan Yourkalle sebagai ekosistem pemberdayaan. Seluruh material, proses penjahitan, hingga kemasan melibatkan UMKM lokal di Bandung. Ia juga aktif membagikan ilmu manajemen dan literasi digital kepada kelompok perempuan, seperti komunitas Digital Mama di Desa Cililin, dengan harapan bahwa pendidikan dan akses teknologi dapat meningkatkan taraf hidup keluarga.

Bagi Malika, kesuksesan seorang perempuan profesional bukan hanya diukur dari pencapaian pribadi, tetapi juga dari kontribusi nyata dalam membuka lapangan kerja dan membagikan ilmu kepada lingkungan sekitar. Melalui langkah konkretnya, ia membuktikan bahwa ilmu yang diperoleh dari bangku universitas kelas dunia dapat memberikan dampak sosial yang luas bagi perekonomian lokal di tanah air.