Sebanyak 79 fotografer dari berbagai wilayah berkumpul dalam gelaran KFS in Harmony #2 yang dihelat oleh Komunitas Fotografi Sukowati (KFS) Sragen di NDayu Park, Minggu (5/7/2026). Mengusung tema "Tradition in Modernity", kegiatan ini dirancang sebagai wadah komprehensif yang mengintegrasikan edukasi teknis, pengembangan bisnis, serta ajang silaturahmi antarpegiat fotografi.

Sejak pagi hari, kawasan NDayu Park telah disulap menjadi studio luar ruang yang artistik. Acara ini menghadirkan fotografer profesional, Virgianarsito, sebagai pembicara utama. Dalam sesi workshop, ia membedah berbagai aspek krusial dalam fotografi pernikahan, mulai dari penguasaan komposisi dan pencahayaan, hingga strategi membangun jenama di era digital. Menurutnya, kemampuan estetika harus berjalan beriringan dengan keahlian pemasaran agar fotografer mampu bersaing di pasar modern.

Ketua Panitia, Yoga Riyadirga Putra, mengungkapkan bahwa KFS in Harmony #2 mengedepankan konsep pembelajaran aplikatif. Peserta tidak hanya menerima teori, tetapi langsung mempraktikkannya melalui sesi hunting foto bersama lima pasangan model dengan konsep dekorasi yang memadukan elemen tradisional dan modern.

"Tujuan kami adalah menjadikan KFS sebagai wadah belajar yang produktif. Melalui kolaborasi dengan berbagai vendor, mulai dari make up artist hingga pelaku ekonomi kreatif, kami ingin menunjukkan potensi besar Sragen, khususnya NDayu Park, sebagai lokasi favorit untuk karya prewedding," jelas Yoga.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta yang berharap dapat terus memperluas jaringan serta meningkatkan kapasitas diri. Pihak penyelenggara berkomitmen untuk terus mengembangkan ajang ini pada tahun-tahun mendatang dengan skala yang lebih luas, guna merangkul fotografer dari berbagai pelosok tanah air sekaligus mendorong kemajuan industri kreatif lokal.