Kisah sukses Anwar Sanjaya menjadi bukti nyata bahwa bangku kuliah adalah laboratorium bagi mahasiswa untuk menemukan jati diri. Sebagai lulusan Program Studi Tata Boga Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (UNJ) angkatan 2010, Anwar kini dikenal luas publik sebagai presenter, komedian, dan penyanyi yang kerap menghiasi layar kaca nasional.
Dalam perhelatan puncak Dies Natalis ke-62 UNJ, Anwar mengenang masa-masa pendidikannya yang menjadi fondasi kariernya saat ini. Awalnya, ia mengaku motivasi utamanya masuk jurusan Tata Boga adalah keinginan mulia untuk mengembangkan usaha kuliner keluarganya. Keahlian memasaknya pun sempat mencuri perhatian khalayak luas saat ia berpartisipasi dalam ajang kompetisi memasak bergengsi, MasterChef Indonesia.
Namun, di luar keterampilan teknis memasak yang ia pelajari di kelas, Anwar mengakui bahwa pengalaman organisasi di kampuslah yang menjadi titik balik transformasinya. Menjadi Duta UNJ memberinya ruang untuk mengasah kemampuan komunikasi, etika protokoler, hingga rasa percaya diri—keterampilan lunak (soft skills) yang krusial bagi seorang figur publik.
Anwar menekankan bahwa dosen-dosen di UNJ memiliki peran besar dalam memperkenalkan dunia industri yang nyata kepada para mahasiswanya. Baginya, jejaring dan kemampuan beradaptasi di lingkungan profesional merupakan hasil dari kolaborasi antara dukungan akademis dan keaktifan mahasiswa di luar jam kuliah.
Menutup kisahnya, Anwar memberikan pesan inspiratif bagi para mahasiswa agar tidak membatasi diri hanya pada target akademik. Ia mendorong mahasiswa untuk aktif berorganisasi dan menggali potensi diri sejak dini. Menurutnya, kampus adalah tempat untuk mematangkan karakter, sehingga saat lulus nanti, mahasiswa telah memiliki kesiapan mental dan keterampilan yang mumpuni untuk berkarya di bidang apa pun.