Dunia kedokteran memasuki babak baru dalam penanganan penyakit jantung berkat integrasi kecerdasan buatan (AI). Jika sebelumnya AI sekadar digunakan untuk analisis data, kini teknologi tersebut berperan langsung sebagai pemandu utama bagi dokter saat melakukan prosedur perbaikan katup mitral atau mitral regurgitasi secara transkateter.

Prosedur minimal invasif ini menjadi terobosan signifikan karena mampu menggantikan operasi jantung terbuka yang berisiko tinggi. Dengan metode transkateter, dokter tidak perlu membedah dada pasien atau menghentikan detak jantung. Sebagai gantinya, perangkat medis dimasukkan melalui pembuluh darah di bagian selangkangan, memungkinkan dokter untuk segera menilai hasil tindakan secara langsung selama jantung masih berdetak.

Salah satu kendala utama dalam tindakan ini adalah tingkat presisi yang sangat tinggi. Sebelumnya, dokter harus mengintegrasikan informasi visual secara manual dari layar fluoroskopi (sinar-X) dan ekokardiografi (USG jantung). Kehadiran teknologi seperti DeviceGuide berbasis AI dari Philips kini mampu menyatukan dua sumber pencitraan tersebut ke dalam satu tampilan yang terintegrasi secara real-time.

Dr. Martin Swaans, ahli kardiologi intervensi dari St. Antonius Hospital di Belanda, menjelaskan bahwa AI berperan mengenali posisi alat di dalam tubuh pasien dengan sangat akurat. Teknologi ini bahkan dapat melacak pergerakan perangkat meskipun berada di luar jangkauan bidang pandang dua dimensi, sehingga memberikan navigasi yang jauh lebih presisi bagi tim medis dibandingkan metode konvensional.

Selain meningkatkan akurasi teknis, penggunaan AI juga terbukti efektif dalam mempermudah koordinasi antar anggota tim di ruang operasi. Dengan visualisasi yang seragam dan stabil, proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan efisien. Efektivitas ini dirasakan langsung oleh para spesialis, yang menilai bahwa AI kini menjadi elemen tak terpisahkan untuk memastikan prosedur berjalan aman bagi pasien, terutama mereka yang berisiko tinggi terhadap operasi konvensional.