Garena resmi membuka babak baru dalam perjalanan Delta Force melalui pembaruan ambisius bertajuk Season Meltdown yang mulai bergulir pada 30 Juni 2026. Pembaruan ini membawa perubahan signifikan pada mekanisme permainan di mode Operations dan Warfare, sekaligus menjanjikan pengalaman tempur yang lebih menantang bagi para pemain.
Salah satu sorotan utama dalam mode Operations adalah kehadiran peta AZ3 Nuclear Plant. Lokasi ini menyuguhkan skenario fasilitas nuklir yang tidak stabil, di mana para pemain dituntut untuk bertahan hidup di tengah ancaman radiasi yang meningkat dan struktur bangunan yang runtuh secara dinamis. Selain tantangan lingkungan, pemain juga akan menghadapi bos tangguh bernama H1000 untuk memperebutkan intelijen berharga.
Untuk mengimbangi tantangan tersebut, Garena memperkenalkan operator baru bernama N-Two, seorang spesialis cryo-tech yang mampu mengendalikan medan tempur melalui kemampuan membekukan area. Selain itu, inventaris persenjataan pemain kini diperkaya dengan senapan bullpup RM277 yang efektif menembus pelindung tubuh serta senapan runduk SVCH untuk pertempuran jarak jauh yang presisi.
Mode Warfare juga mendapatkan penyegaran melalui peta Coliseum yang mengusung konsep arena sejarah dengan mekanisme bencana kebakaran real-time. Api yang menyebar dapat mengubah struktur medan pertempuran secara drastis, memaksa pemain untuk terus beradaptasi dengan situasi yang berubah setiap detiknya.
Sebagai pamungkas, kejutan besar akan hadir pada 10 Juli mendatang melalui kolaborasi perdana antara Delta Force dan gim taktis populer Tom Clancy's Rainbow Six Siege. Kemitraan ini akan membawa konten eksklusif berupa operator tematik dan berbagai kosmetik unik yang dapat dinikmati sepanjang musim kompetitif berlangsung.