Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) melalui inisiatif SUMU Catalyst terus berupaya menggerakkan sektor wirausaha nasional. Melalui gelaran webinar bertajuk 'Bangun Bisnis Logam Mulia Bersama SilverMu & EmasMu', pihak penyelenggara membuka wawasan pelaku UMKM mengenai potensi industri logam mulia yang kini dapat diakses dengan skema yang lebih fleksibel dan terintegrasi.

Direktur Utama PT Putra Surya Yogyakarta, Achmad Zani, selaku narasumber utama menjelaskan bahwa bisnis logam mulia kini telah bertransformasi dari sekadar instrumen investasi menjadi peluang usaha yang terbuka luas. Melalui ekosistem EmasMu dan SilverMu, pelaku usaha kini dapat memilih berbagai model bisnis, mulai dari menjadi dealer resmi hingga mengembangkan merek logam mulia milik sendiri tanpa harus memiliki fasilitas produksi mandiri.

Menurut Zani, Indonesia memiliki pangsa pasar logam mulia yang sangat menjanjikan. Inovasi yang dihadirkan oleh ekosistem ini bertujuan untuk menjembatani hambatan akses modal dan operasional bagi pengusaha pemula. Dengan dukungan layanan maklon serta pendampingan manajemen, masyarakat kini memiliki jalur yang lebih efisien untuk memasuki industri ini secara bertahap, mulai dari pengurusan legalitas hingga strategi pemasaran digital.

Webinar tersebut mendapatkan respons positif dari peserta yang antusias menggali informasi seputar sertifikasi produk, strategi branding, serta teknis operasional dalam membangun perusahaan logam mulia. Inisiatif ini diharapkan mampu mencetak pengusaha-pengusaha baru yang kompetitif dan mampu memanfaatkan ekosistem industri yang lebih adaptif di era modern.

Sebagai ruang kolaborasi, SUMU Catalyst menegaskan kembali komitmennya dalam memperkuat kapasitas entrepreneur Indonesia. Dengan mempertemukan pelaku usaha dengan praktisi industri secara langsung, diharapkan tercipta sinergi yang mampu menciptakan model bisnis logam mulia yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional.