Di balik ketangguhannya mengawal lini tengah Manchester City, Rodri Hernández menyimpan pencapaian akademis yang inspiratif. Pemain berkebangsaan Spanyol ini resmi menyandang gelar sarjana di bidang Administrasi dan Manajemen Bisnis, sebuah keberhasilan yang ia raih melalui metode pembelajaran jarak jauh dari Inggris.
Perjalanan akademis pria kelahiran 1996 ini dimulai saat ia masih membela Villarreal. Meski karier sepak bolanya menanjak pesat hingga pindah ke Atletico Madrid dan akhirnya berlabuh di Manchester City pada 2019, Rodri tetap berkomitmen merampungkan pendidikannya di Universitat Jaume I de Castellón. Tuntutan jadwal pertandingan yang padat memaksa Rodri untuk menempuh waktu studi lebih lama dibandingkan mahasiswa reguler, bahkan ia kerap harus terbang kembali ke Spanyol demi mengikuti ujian akhir.
Dalam sebuah kesempatan, Rodri menekankan pentingnya konsistensi dalam membagi fokus antara dunia profesional sebagai atlet dan tanggung jawab sebagai mahasiswa. Baginya, ritme belajar yang berbeda bukanlah penghalang selama ada manajemen waktu yang tepat. Prinsip 'hay tiempo para todo' atau 'selalu ada waktu untuk segalanya' menjadi kunci utama baginya dalam menyeimbangkan dua dunia yang menuntut konsentrasi tinggi tersebut.
Fakta unik terungkap saat pihak kampus memberikan apresiasi atas prestasinya, terutama setelah Rodri dinobatkan sebagai peraih Ballon d'Or 2024. Pihak universitas mengungkapkan bahwa tugas akhir yang disusun oleh gelandang andalan Manchester City tersebut berfokus pada rencana pemasaran yang secara spesifik dirancang untuk klub yang ia bela saat ini, Manchester City.