Megabintang Portugal, Cristiano Ronaldo, kini berada dalam sorotan tajam menjelang laga krusial babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pertandingan melawan Kroasia yang akan dihelat di BMO Field, Toronto, pada Jumat (2/7) pagi WIB, menjadi pembuktian bagi sang kapten untuk memutus tren negatif yang mengikutinya di fase gugur.
Sejak debutnya di panggung Piala Dunia pada 2006 silam, Ronaldo tercatat belum pernah sekalipun mencetak gol maupun memberikan assist dalam delapan penampilan berturut-turut setelah Portugal melangkah keluar dari fase grup. Statistik ini menempatkan legenda Al Nassr tersebut dalam risiko menyamai catatan buruk yang saat ini dipegang oleh mantan pemain tim nasional Belanda, Dirk Kuyt, yang gagal mencatatkan kontribusi gol dalam sembilan laga fase gugur secara beruntun antara edisi 2006 hingga 2014.
Meskipun demikian, performa Ronaldo di edisi Piala Dunia 2026 sebenarnya menunjukkan secercah harapan. Penyerang gaek ini telah mengoleksi dua gol dari tiga pertandingan yang ia lakoni, dengan seluruh gol tersebut tercipta saat Portugal melibas Uzbekistan dengan skor telak 5-0.
Menghadapi Kroasia, rekam jejak Ronaldo terbilang cukup kompetitif. Dalam lima pertemuan sebelumnya melawan tim berjuluk Vatreni tersebut, ia berhasil mencatatkan dua gol dan dua assist. Pertanyaannya kini, mampukah pemain berusia 41 tahun ini menghentikan puasa gol fase gugurnya sekaligus membawa Portugal melaju ke babak selanjutnya? Dunia sepak bola kini tertuju pada aksinya di lapangan hijau.