Dunia musik internasional tengah berduka menyusul kabar hilangnya seluruh personel band nu-metal asal Venezuela, Van Der Dijs, akibat musibah gempa bumi yang mengguncang negara tersebut pada 24 Juni 2026 lalu.

Peristiwa nahas ini terjadi saat keempat anggota band sedang melaksanakan sesi latihan rutin di dalam studio. Guncangan gempa yang hebat menyebabkan struktur bangunan tempat mereka berada ambruk seketika, mengubur para musisi tersebut di bawah reruntuhan material bangunan.

Tim penyelamat yang tiba di lokasi kejadian segera melakukan proses evakuasi. Namun, upaya tersebut membuahkan hasil yang memilukan; tidak ada satu pun personel yang berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Otoritas setempat mengonfirmasi bahwa seluruh anggota band meninggal dunia di lokasi kejadian akibat tertimbun reruntuhan.

Kepergian mereka menjadi pukulan berat bagi kancah musik underground Amerika Latin. Van Der Dijs dikenal sebagai grup yang memiliki loyalitas penggemar tinggi dan tengah berada dalam fase produktif dalam menciptakan karya musik baru sebelum insiden ini terjadi.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, para penggemar dan sesama musisi di seluruh dunia terus membanjiri media sosial dengan ucapan belasungkawa. Meskipun raga para musisi berbakat ini telah tiada, warisan karya yang mereka tinggalkan dipastikan akan tetap dikenang oleh komunitas musik metal global sebagai pengingat akan dedikasi mereka terhadap seni musik.