Tim Komando Operasi (Koops) TNI Habema telah berhasil mengevakuasi jenazah Nicholas F. Goselin, pilot pesawat perintis PT AMA Air dengan nomor registrasi PK-RCY, yang menjadi korban penembakan. Proses evakuasi dilakukan di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, pada Jumat (3/7/2026).

Wakil Panglima Koops TNI Habema, Brigjen TNI Riyanto, mengungkapkan bahwa operasi tersebut melibatkan 10 personel khusus dengan dukungan dua unit helikopter Caracal. Mengingat medan pegunungan yang sangat menantang dan berada di ketinggian 2.292 meter di atas permukaan laut, proses evakuasi dilakukan dengan pendekatan taktis yang terukur serta terkoordinasi secara ketat.

Insiden tragis ini bermula saat pesawat perintis yang terbang dari Wamena tersebut dibakar oleh kelompok bersenjata sesaat setelah mendarat di Lapangan Terbang Balinggama, Kabupaten Yahukimo, pada Rabu (6/3) lalu. Hingga saat ini, pihak otoritas keamanan masih melakukan penyisiran intensif serta pengejaran terhadap kelompok pelaku di sekitar area kejadian.

Selain fokus pada evakuasi korban, Koops TNI Habema juga meluncurkan Operasi Khusus Perebutan Cepat guna mengamankan titik masuk bantuan serta menjamin keselamatan warga sipil di kawasan tersebut. Pihak TNI menegaskan komitmennya untuk segera mengungkap kejadian ini dan mendukung proses penegakan hukum bagi pihak-pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Sementara itu, Satgas Operasi Damai Cartenz masih mendalami keterlibatan kelompok kriminal bersenjata dalam peristiwa pembakaran pesawat ini. Hingga saat ini, kondisi tujuh penumpang yang tercatat dalam manifes penerbangan tersebut masih dalam tahap penelusuran lebih lanjut oleh petugas di lapangan, dengan mempertimbangkan faktor cuaca ekstrem yang kerap menghambat akses menuju lokasi kejadian.