WhatsApp resmi memperkenalkan fitur username yang memungkinkan pengguna untuk bertukar pesan tanpa perlu membagikan nomor telepon pribadi. Inovasi ini hadir sebagai lapisan privasi tambahan bagi lebih dari 3 miliar pengguna aplikasi pesan instan tersebut di seluruh dunia, guna meminimalisir penyebaran identitas kontak yang sensitif.
Mulai pekan ini, WhatsApp membuka masa reservasi bagi pengguna untuk mengamankan nama pengguna yang diinginkan sebelum fitur ini diaktifkan secara global dalam beberapa bulan mendatang. Langkah ini diambil untuk memastikan setiap individu mendapatkan nama yang unik dan representatif, mengingat tingginya angka pengguna yang berpotensi memiliki kesamaan identitas.
Proses reservasi dapat dilakukan dengan memperbarui aplikasi melalui Google Play Store atau Apple App Store, kemudian mengakses menu Pengaturan (Settings), memilih Akun (Account), dan masuk ke opsi Username. Pengguna nantinya memiliki kendali penuh untuk menyunting nama tersebut serta mengatur siapa saja pihak yang diizinkan untuk menghubungi mereka, termasuk penggunaan fitur opsional 'username key' untuk keamanan ekstra.
Kehadiran fitur ini diprediksi akan membawa kemudahan bagi anggota komunitas, pelaku UMKM, maupun kreator konten yang sering berinteraksi di ruang publik seperti grup olahraga atau lingkungan pendidikan. Pengguna kini dapat bergabung ke dalam komunitas tanpa harus khawatir nomor telepon pribadinya diketahui oleh anggota lain yang tidak dikenal.
Sebagai bentuk integrasi ekosistem Meta, WhatsApp juga mempermudah kreator dan pelaku bisnis untuk menyelaraskan nama pengguna mereka dengan akun Instagram atau Facebook. WhatsApp menegaskan bahwa seluruh username bersifat privat dan tidak dapat dilacak melalui direktori publik, sehingga kerahasiaan data pengguna tetap menjadi prioritas utama dalam pembaruan ini.