Kabupaten Sidoarjo menorehkan sejarah baru dalam dunia olahraga nasional dengan menjadi kabupaten pertama di Jawa Timur yang resmi menyelenggarakan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) bagi Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) pada Sabtu (5/7/2026). Ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan langkah strategis dalam memformalkan domino sebagai cabang olahraga prestasi di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Ketua Pengprov ORADO Jawa Timur, Mahenda Abdullah Kamil, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Sidoarjo. Ia menekankan bahwa domino kini telah bertransformasi dari sekadar aktivitas rekreasi di warung kopi menjadi olahraga yang membutuhkan kecerdasan strategi dan mentalitas juara. Penyelenggaraan ini diharapkan menjadi cetak biru bagi daerah lain di Jawa Timur dalam melakukan pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Di sisi lain, sektor ekonomi kreatif juga diproyeksikan tumbuh beriringan dengan perkembangan olahraga ini. Muh Zakaria Dimas Pratama, perwakilan Bidang Ekonomi Kreatif ORADO Jatim, menyatakan bahwa ekosistem kompetisi ORADO berpotensi besar menggerakkan sektor UMKM dan industri pendukung lainnya, sehingga olahraga ini memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat lokal.

Porkab ORADO 2026 di Sidoarjo diikuti oleh 27 tim yang terdiri dari generasi muda berusia 17 hingga 19 tahun. Ketua Pengcab ORADO Sidoarjo, Yonathan Toar Sangari, menjelaskan bahwa pihaknya sengaja menyasar usia produktif untuk diproyeksikan sebagai atlet masa depan. Fokus pembinaan yang intensif ini dilakukan melalui klub-klub latihan rutin di berbagai wilayah.

Dengan antusiasme peserta yang melampaui target awal, Yonathan menyatakan optimistis bahwa pembinaan yang konsisten akan membuahkan hasil manis. Ia menargetkan kontingen Sidoarjo mampu menyabet tiga medali emas pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 mendatang sebagai bukti keseriusan dalam mengelola ekosistem olahraga domino yang profesional.