Kementerian Kesehatan melalui Pusat Krisis Kesehatan merespons cepat dampak kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, dengan mendirikan posko pelayanan kesehatan darurat. Fasilitas tenda medis yang berlokasi di Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg ini mulai beroperasi sejak Jumat (3/7) untuk memastikan warga yang terdampak mendapatkan akses layanan kesehatan yang cepat dan gratis.
Perwakilan Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Syamsul Ahmad, menegaskan bahwa posko ini berfungsi sebagai pusat rujukan pertama bagi masyarakat. Pihak kementerian juga telah menyiagakan sejumlah unit ambulans yang siap beroperasi selama 24 jam untuk mengevakuasi pasien yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut di rumah sakit rujukan terdekat.
Langkah preventif ini diambil seiring dengan meningkatnya keluhan kesehatan di lingkungan sekitar TPA. Berdasarkan data pemerintah, tercatat sebanyak 210 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) telah terdeteksi di wilayah Kecamatan Mauk, Sukadiri, dan Rajeg sejak insiden kebakaran bermula pada 30 Juni 2026. Selain itu, musibah ini memaksa sedikitnya 232 warga mengungsi, dengan 50 di antaranya terpaksa menempati penampungan sementara di Kantor Desa Tanjakan Mekar.
Sementara itu, pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang membakar 15 hektare lahan sampah tersebut. Saat ini, upaya pemadaman dan pendinginan terus dilakukan oleh BPBD Kabupaten Tangerang dengan mengerahkan 50 personel serta bantuan dua unit helikopter water bombing guna menuntaskan titik api yang sulit dijangkau melalui jalur darat.